Selasa, 28 Mei 2013

INSTRUMEN PENELITIAN PENDIDIKAN

A.  CARA MENYUSUN INSTRUMEN PENELITIAN
1.    Menentukan variabel-variabel penelitian atau aspek yang akan diukur,dari variabel-vareiabel tersebut diambil definisi operasianalnya. Definisi operasional adalah suatu rumusan yang menggambarkan keadaan, kegiatan atau perilaku yang dapat diukur dan diamati.
2.    Menentukan indikator-indikator setiap variabel yang akan diukur.
3.    Menjabarkan indikator menjadi butir-butir pertanyaan atau pernyataan.
4.    Menentukan teknik pengumpulan data dan sumber data atau responden yang digunakan
5.    Menyusun matriks pengembangan instrumen atau kisi-kisi instrumen.
B. JENIS-JENIS INSTRUMEN PENELITIAN
1.    Berdasarkan sifat instrumen, instrumen terbagi atas:
a.    Instrumen tes yang bersifat mengukur ( Tes dan Skala) , yaitu instrumen yang berisi pertanyaan atau pernyataan yang alternatif jawabannya memiliki standar jawaban tertentu, benar-salah ataupun skala jawaban. Contoh: tes pilihan ganda, benar-salah, menjodohkan, jawaban singkat, atau tes isian. Instrumen tes ini digunakan untuk memperoleh data kuantitatif ordinal, interval, dan rasio.
a.    Instrumen non tes yang bersifat menghimpun, yaitu instrumen berbentuk pertanyaan atau pernyataan dengan jawaban berstruktur atau terbuka. Contoh: angket berstruktur, pedoman wawancara, daftar chek (check list) untuk observasi, daftar inventory untuk  studi dokumenter. Instrumen non tes ini digunakan untuk memperoleh data nominal berupa frekuensi atau jumlah jawaban, data naratif deskriptif, dan data deskriptif kualitatif.

C. ANALISIS

Instrumen penelitian adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial yang diamati. Secara spesifik fenomena yang diamati tersebut disebut variabel penelitian. Setiap penelitian menggunakan instrumen penelitian yang sesuai dengan jenis penelitiannya dan variabel-variabel penelitian yang ingin diukur. Penelitian kuantitaif seperti eksperimen, korelasi, komparatif, dan sejenisnya umumnya menggunakan instrumen penelitian yang bersifat mengukur yaitu berupa tes dan skala, karena data yang yang ingin diperoleh berupa data ordinal, interval, dan rasio. Sedangkan penelitian kualitatif, deskriptif, survei, expost facto, dan sejenisnya umumnya menggunakan instrumen yang bersifat menghimpun atau non tes, karena data yang ingin diperoleh adalah berupa data nominal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar