A. CARA MENYUSUN INSTRUMEN PENELITIAN
1. Menentukan
variabel-variabel penelitian atau aspek yang akan diukur,dari
variabel-vareiabel tersebut diambil definisi operasianalnya. Definisi
operasional adalah suatu rumusan yang menggambarkan keadaan, kegiatan atau
perilaku yang dapat diukur dan diamati.
2. Menentukan
indikator-indikator setiap variabel yang akan diukur.
3. Menjabarkan
indikator menjadi butir-butir pertanyaan atau pernyataan.
4. Menentukan
teknik pengumpulan data dan sumber data atau responden yang digunakan
5. Menyusun
matriks pengembangan instrumen atau kisi-kisi instrumen.
B. JENIS-JENIS INSTRUMEN PENELITIAN
1. Berdasarkan
sifat instrumen, instrumen terbagi atas:
a. Instrumen
tes yang bersifat mengukur ( Tes dan Skala) , yaitu instrumen yang berisi
pertanyaan atau pernyataan yang alternatif jawabannya memiliki standar jawaban
tertentu, benar-salah ataupun skala jawaban. Contoh: tes pilihan ganda,
benar-salah, menjodohkan, jawaban singkat, atau tes isian. Instrumen tes ini
digunakan untuk memperoleh data kuantitatif ordinal, interval, dan rasio.
a. Instrumen
non tes yang bersifat menghimpun, yaitu instrumen berbentuk pertanyaan atau
pernyataan dengan jawaban berstruktur atau terbuka. Contoh: angket berstruktur,
pedoman wawancara, daftar chek (check
list) untuk observasi, daftar inventory untuk studi dokumenter. Instrumen non tes ini
digunakan untuk memperoleh data nominal berupa frekuensi atau jumlah jawaban,
data naratif deskriptif, dan data deskriptif kualitatif.
C. ANALISIS
Instrumen penelitian
adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam maupun sosial
yang diamati. Secara spesifik fenomena yang diamati tersebut disebut variabel
penelitian. Setiap penelitian menggunakan instrumen penelitian yang sesuai
dengan jenis penelitiannya dan variabel-variabel penelitian yang ingin diukur. Penelitian
kuantitaif seperti eksperimen, korelasi, komparatif, dan sejenisnya umumnya
menggunakan instrumen penelitian yang bersifat mengukur yaitu berupa tes dan
skala, karena data yang yang ingin diperoleh berupa data ordinal, interval, dan
rasio. Sedangkan penelitian kualitatif, deskriptif, survei, expost facto, dan sejenisnya umumnya
menggunakan instrumen yang bersifat menghimpun atau non tes, karena data yang
ingin diperoleh adalah berupa data nominal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar